CeritaBokep757 Kumpulan Cerita Dewasa Dewasa Nafsu Birahi Bokep Terbaru Pemerkosaan ABG Ngentot Tante Girang Toket Gede Remaja Bispak Kimcil

Sabtu, 26 Agustus 2017

Cerita Seks Sangek Saat Melihat Kakak Iparku

Cerita Seks Sangek- seorang mahasiswi Fakultas Ekonomi yang bernama Melisa ini memang hypersex. Sebagai anak orang kaya ia telah masuk dalam pergaulan bebas. Bahkan ia bagitu sering ganti-ganti pasangan untuk berhubungan sex. Anggak lepas dari itu calon kakak iparnya pun dia ajak ML dikost.

Namaku Melisa aku adalah seorang mahasiswi Fakultas Ekonomi. Usiaku 24 tahun dan statusku masih gadis. Aku dua bersaudara dengan kakak perempuanku yang sudah berkeluarga. Kini aku menjadi anak tunggal kesayangan kedua orangtuaku. Aku terlahir dari keluarga kaya. Ayahku bekerja di kantor pajak dan ibuku sebagai pegawai negeri sipil di salah satu pemerintahan kota Bandung.


Menjadi anak tunggal adalah impianku karena setiap apa saja yang aku minta pasti dipenuhi oleh kedua orangtuaku. Setiap kali aku meminta sesuatu kepada orang tuaku tidak pernah ditolak semua terpenuhi. Apalagi setelah kakakku menikah dan aku bak putri raja di rumah yang selalu dimanja oleh kedua orangtuaku. Namun karena aku selalu dimanja dan juga dikekang membuat aku jadi nakal.

Aku memiliki paras yang sangat cantik tentunya seusiaku ini jiwa mudanya menggebu-gebu. Apalagi kalau sudah mengenal dengan lawan jenis. Semua serba malas dan inginnya selalu berpacaran. Tetapi kedua orangtuaku melarang aku untuk berpacaran sebelum wisuda. Aku pun backstreet dengan banyak pria secara berganti-gantian.

Gaya pacaranku pun sudah seperti di telenovela yang serba fulgar. Aku punya kost di dekat kampus untuk persinggahan dan sekedar bercinta dengan kekasihku untuk sesaat. Aku pun selalu menjelaskan kepada pacarku bahwa aku backstreet dari kedua orangtuaku. Kebanyakan mereka setuju saja dan tidak banyak protes. Aku pun menjadi penikmat para lelaki. Sekali berhubungan seks aku menjadi ketagihan dan nagih terus-menerus.

Cerita Dewasa Sangek


Selama aku berpacaran dengan pria aku sudah 4 kali melakukan hubungan seks dengan pria secara bergantian. Anak mama itu berubah menjadi gadis dewasa yang nakal. Aku mengenal seks sejak aku masuk kuliah. Bahkan dulu aku sempat naksir sama calon suami kakakku ketika ia sering main ke rumah. Akhirnya ia menjadi suami kakakku aku pun tidak mengharapkannya lagi. Baca Juga:Cerita Seks Pak Setiawan Yang Perkasa Seperti Kuda

Aku tumbuh menjadi gadis cantik. Apabila ada cowok yang ganteng aku selalu menggodanya bahkan aku harus bisa mendapatkannya. Aku begitu ambisius dengan pria ganteng, rasanya aku menjadi penggila seks. Jika aku sudah merasakan kenikmatan dengan satu pria rasanya tidak cukup dengan pria itu saja.

Aku mampu menutupi kenakalan remajaku ketika di rumah. Aku belagak menjadi anak penurut di depan mata kedua orangtuaku karena aku tidak ingin mereka tau, bahwa aku sekarang menjadi gadis yang nakal. Kedua orangtuaku percaya sepenuhnya dengan diriku. Alasan apapun yang aku berikan kepada orangtuaku pastinya mereka mempercayaiku. Aku selalu memanfaatkan kesempatan dalam setiap sempitan.

Misalkan tidak ada jam kuliah aku alasannya untuk berangkat kuliah. Padahal aku menyempatkan bercumbu dengan pacarku dikost atau dihotel-hotel. Aku memanfaatkan kecantikan ku ini untuk menarik pria-pia ganteng yang ada disekitarku. Pastinya mereka klepek-klepek dengan melihat penampilan dan wajahku yang cantik. Kalau sudah memakai pakaian yang sexy banyak pria ganteng yang mendekati aku.

Keluar rumah pastinya aku harus menganti kostum yang lebih menarik. Telihat belahan payudaraku itu sudah pasti kulakukan. Kala itu aku melihat jam dinding mengarah ke angka 9 dan aku bergegas bangun dari tidurku yang panjang. Aku kesiangan pada hari ini ada acara di rumah kakakku. Entah apa yang ada di dalam pikiranku padahal aku janji datang jam 7 untuk membantu segala keperluan acara nanti sore. Mimpi bercumbu dengan seorang lelaki tampan membuat aku terlelap hingga sampai siang hari.

Aku bergegas bangun dan mandi langsung saja pergi ke rumah kakakku. Disana sedang ada acara ulang tahun keponakanku, semua sudah tertata begitu rapi. Aku langsung saja kena marah kakakku namun kakak ipar ku Mas Wandi selalu membela aku. Aku terpesona dengan kedewasaan kakak iparku yang selalu membela diriku. Kakakku mbak Diana itu tidak henti-hentinya memaki aku.

Acara jam 4 pun tiba dengan meriah ulang tahun keponakanku. Banyak tamu undangan yang hadir, aku terus memandangi kakak iparku yang memakai kemeja putih terlihat bersih dan juga maco. Acara berjalan dengan lancar hingga pada malam hari. Ternyata ada sebagian teman kakakku yang tidak hadir. Aku pun disuruh untuk mengantarkan kue dan bingkisan ke rumah teman-temannya itu.

Kalian ingin Nonton Bokep Online Gratis
klik Sini : filembokep.net

Aku tidak berangkat sendirian, karena mas Wandi mengantarkan ku. Dengan semangat aku berangkat naik mobil berdua dengan mas Wandi. Rumahnya jauh jadi membutuhkan waktu yang sedikit lama untuk menempuhnya. Sepanjang perjalanan aku ngobrol dengan mas Wandi. Ya udah biasa sih pergi dengannya namun kali ni luar biasa karena aku hanya berduaan saja dengannya.

Cerita Dewasa Sangek Saat Melihat Kakak Iparku

Aku memakai sedang dres merah yang sexy aku coba menaikkan dressku. Mas Wandi pun tidak menghiraukannya padahal aku udah nggak tahan melihat pesona kakak iparku yang begitu maco itu. Aku pun langsung berpura-pura ,

“mas Wandi berhenti dulu dong disini, kayaknya ada sesuatu didalam dressku…aaawww…sakit…..”

“kamu kenapa sih Melisa? Coba aku lihat dimana sakitnya…”

“ini mas dibelahan dada ku kayaknya ada yang bergetar deh….”

Mas Wandi tidak sadar dia langsung membuka dadaku , dia membelai belahan payudaraku hingga tangannya masuk ke dalam,

“aaawww…aaaaaaahhh…geliii mas….aaaaaahhh……”

“udah enakan belum Melisa?”

“mas mampir ke kost aku sebentar yuk aku mau ganti baju nih nggak nyaman deh pakai dress ini…”

“sejak kapan kamu punya kost Melisa?”

“udah ayolah mas …”

Mas Wandi pun menuruti kemauanku dan mengantarkan ke kost aku. Awalnya tidak mau mengantar masuk aku paksa mas Wandi akhirnya mau juga. Aku berjalan menuju kamarku mas Wandi masuk ke dalam kamarku,

“bentar ya mas aku mau pipis sebentar…”

Sengaja aku tinggal di dalam kamar mas wandi dan aku memutar video porno. 5 menit aku di dalam kamar mandi membersihkan memekku dan memakai pewangi biar mas Wandi semakin tertarik denganku. Aku mengintip mas Wandi yang lagi serius menonton video itu. Tampaknya mas Wandi sudah mulai terbawa suasana saat itu. Dia terbaring sambil mengelus-elus penisnya.

Aku pun segera masuk ke dalam kamar dan langsung memeluk mas Wandi. Tangan mas Wandi dengan sigapnya mendekap aku. Aku udah bersiap menggunakan lingerie tanpa BH. Putingku terlihat sangat menonjol. Aku melepaskan pelukan itu, aku pun bergerak menggairahkan. Aku menggerakkan tubuhku tanganku membelai kedua payudaraku , lingeriku aku tarik keatas sehingga terlihat pahaku yang begitu mulus.

Mas Wandi melepaskan baju dan celananya, ia pun hanya menggunakan celana dalam. Aku melihat penis mas Wandi mulai menegang keras. Tangannya menarik tanganku dan kami berguling di ranjang. Mas Wandi menciumi bibirku dengan penuh kehangatan. Aku membalas ciuman tersebut dengan cara perlahan. Lidahnya menyelingkap di bibirku, aku menarik bibirnya dengan sangat lembut,

“mmmmmmm…….aaaaaahhhhh…..” rintihku dengan manja.

Tangannya membelai tubuhku dari atas hingga ke bawah. Ia melepaskan ciumannya tangannya mulai membelai dari atas hingga ke bawah. Kakiku terus bergerak merasakan belaian mas Wandi,

“aaaaaaaahhhh…….mas………aaaaaahhh…..”

Permainan yang sangat indah dimulai dari ciuman kemudian ke belaian yang lembut membuat gairahku timbul secara perlahan-lahan. Lingeriku dibuka aku pun telanjang dan hanya celana dalam yang menutupi vaginaku,

“buka sekalian dong mas Wandi….mmmmmmm….” ucapku manja.

Tetapi mas Wandi tidak mau membukanya, dia terus membelai dari leher hingga ke bawah. Kemudian ia menjilati telinga dan leherku,

“ssssssshhh….aaaaaaahhhh…….” tubuhku bergerak.

Pahaku ia jilat hingga ke ujung kakiku, tubuhku mengejang dengan cepat. Ia menyedot leherku dengan tajam, sehingga leherku memerah,

“oooahhh mas…sedot putting adekmu ini mas….aaaaaakkhhhhhh…..”

Mas Wandi perlahan membelai payudaraku dengan lembut. Putingku diputar-putarnya biar makin nonjol, setelah menonjol mas Wandi menjilatinya. Secara bergantian putting nenenku dijilati dan kemudian diemut disedot ,

"aaaaaaaakkhhh….mas…enak mas…..ooohhh….aaaaakkkhhh……”

Ia mengemut putting nenenku sesekali dia sedot seperti bayi yang sedang kehausan. Lama-lama semakin keras aku menjerit nikmat,

“ooohhhhh…massss…..oooo….aaaaaahhhhh…….”

Kedua payudaraku diemut dan dijilati sembari tangannya meremas-remas payudaraku hingga aku terasa lemas. Lalu ia mulai turun kebawah dan membuka celana dalamku. Aroma wangi itu membuat mas Wandi semakin bergairah. Dia tidak sabar ingin segera membelai memekku yang merekah itu. Kedua kakiku diangkatnya dan dia berusaha menjilati labia pada vaginaku. Luar dalam ia menjilati hingga aku merintih sangat nikmat,

“aaaaakkkhhhh…ooohhh….aaaaaahhhh…….”

Cerita Dewasa Sangek saat Melihat Kakak Iparku Yang Ganteng

Penis mas Wandi terlihat jelas dengan bulu kemaluan yang sangat rimbun. Aku tidak tahan pengen sekali menyepongnya. Seperti ada sinyal-sinyal yang kaut mas Wandi menyodorkan penisnya di depan mulutku. Langsung saja aku kulum dan aku kocok hingga terasa begitu nikmat. Keluar masuk ke dalam mulutku, aku sedot dan emut aku tarik perlahan-lahan,

“aaaaaaaahhh…aaaaaahhh…..nikmat sekali,….ooohh…..” rintih mas Wandi.


Dengan cepat dan lihay tanganku mengocok penis mas Wandi. Kemudian mas Wandi menggesek-gesekkan Penisnya ke vaginaku. Vaginaku basah karena mengeluarkan cairan yang sangat banyak sekali. Ujung penisnya berusaha ia masukkan ke dalam vaginaku. Ia putar-putar dulu di depan lubang agar terasa nikmat,

kalian Juga Bisa Download Film Bokep Gratis Tanpa Bayar
Disini Linknya: download.filembokep.net

“ooohh mas…masukin mas,….aaaaaaahhhh……”

Ujung kontolnya masuk ke dalam vaginaku dan dia tekan masuk ke dalam,

“Slruuuuuup…aaaaaahhh….ooohhh……..”

Ia menekan penisnya masuk ke dalam keluar masuk sangat nikmat. Aku pun berusaha mengangkat Vaginaku ke atas. Pantatku ikut bergoyang dengan nikmat sekali. Penis mas Wandi besar sekali rasanya vaginaku penuh dengan Penisnya. Ia putar-putar penisnya di dalam vaginaku. Aku membalas dengan cara gerakan itu secara terus menerus.

Pinggulnya aku pegang dan vaginaku juga bergerak naik turun. Sesekali ia menekan dengan keras rasanay seperti tertancap di dalam vaginaku,

“oooooohhhh….aaaaaaahhh….ooohh….aaaahhh…..ooohhh…..”

Mulut mas Wandi mengulum putting susuku kembali seakan ia tidak ingin menyia-nyiakan payudaraku yang montok. Putingku di emut hingga gairahku makin memuncak. Aku semakin brutal membalas gerakannya keluar masuk penisnya. Tubuhku bergetar merasakan kenikmatan sementara penisnya terus keluar masuk di dalam vaginaku.

Aku menjepit penis mas Wandi di dalam, kemudian aku lepas. Aku jepit lepas penis mas Wandi hingga,

“aaaaaaahhhhhhhh…nikmat Melisa….lagi sayang…….ooohhh…aaaahhh…..”

Aku mengimbangi gerakan mas Wandi yang semakin cepat. Aku melandaikan gerakan juga agar sperma tidak cepat keluar biar makin lama penisnya tertancap di dalam vaginaku,

“oooooohhh aaaaaaahhh….aaaaahhh…..”

“tekan lebih keras mas…lebih keras…aaaaaahhhhh…..”

Aku mengeluarkan cairan berkali-kali dan penisnya itu bergerak semakin cepat. Tidak lama kemudian keluarlah sperma mas Wandi,

“cccrrrrrrrooootttt…..ccccrrrrooooootttt…..ccccrrrooooottttttt…..”

Cairan itu tepat disemprotkan ke dalam mulutku, aku membuka lebar dan menelan cairan itu. Penisnya aku emut di dalam mulutku. Cairan sperma yang kental dan banyak itu aku telah hingga tidak tersisa. Aku pun memeluk mas Wandi dan berjanji tidak akan membocorkan rahasia ini.  Setelah itu kita memakai pakaian dan pergi ke tujuan untuk mengantar kue ke rumah teman mbak Diana.

Kita pun seperti biasa seakan tidak terjadi apa-apa. Itulah kisahku mesum dengan kakak iparku sendiri yang memiliki sensasi yang sangat luar biasa menurutku.


 kiukiudomino


 xo-poker


 PokerVovo

Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

Labels